Tepat pada hari ini, 20 Mei 2026, kita kembali merefleksikan
momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.
Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah
"fajar menyingsing" bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum
terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan
organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi
titik lemah perjuangan.
Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi
perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang
bermartabat.
" JAGA TUNAS BANGSA DEMI KEDAULATAN NEGARA "