SEJARAH

SEJARAH KELURAHAN

Pemerintah Kota Cirebon dibentuk pada Tahun 1906 dengan nama Gemeente Cheribon, kemudian berubah pada tahun 1926 menjadi Stadgemeente Cheribon, kemudian bala tentara Jepang berkuasa di Kota Tjirebon pada Tahun 1942-1945 Nama Kota berubah menjadi Tjirebon Si, setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945 nama kota berubah lagi menjadi Kota Tjirebon.

Setelah terbentuknya sampai dengan tahun 1947 Pemerintah Kota Besar Cirebon belum mempunyai Kecamatan sehingga Pemerintah Kota Cirebon saat itu langsung membawahi 5 Desa yaitu Desa Kejaksan, Desa Panjunan, Desa Lemahwungkuk, Desa Pekiringan dan Desa Pekalipan. Berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 1947 dibentuk  2 wilayah Administratif Kecamatan  yaitu Kecamatan Cirebon Utara dan Kecamatan Cirebon Selatan.

Pada Tahun 1965 di Kota Cirebon terdapat 7 Desa yang penamaannya menjadi Lingkungan, pada saat itu Lingkungan Sunyaragi masuk ke Wilayah Kedaulatan Lingkungan Harjamukti Kecamatan Cirebon Selatan dengan Kepala Desa PANGERAN PRABU PARTA KUSUMA sejak saat itu seluruh harta kekayaan desa berupa tanah-tanah bengkok dan titisara serta barang inventaris lainnya dihapuskan, selanjutnya dijadikan inventaris milik Kotapraja Tjirebon.

Selanjutnya berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Tanggal 12 Januari  1970 terjadi Komposisi Baru dalam kecamatan dan lingkungan dimana Jumlah kecamatan menjadi 4 kecamatan, Kecamatan Cirebon Utara, Kecamatan Cirebon Timur, Kecamatan Cirebon Selatan dan Kecamatan Cirebon Barat dan jumlah lingkungan menjadi 14 lingkungan. Lingkungan Sunyaragi, Lingkungan Harjamukti, Lingkungan Kesambi dan Lingkungan Kalijaga masuk ke Desa Harjamukti wilayah Kecamatan Cirebon Selatan.

Adapun pejabatnya pada waktu pemekaran, yaitu pada tahun 1970 an dijabat oleh Bapak Tjastra Suherman, dari keempat Kepala Lingkungan pada waktu itu dan pemekaran dapat kami terangkan sebagai berikut :

  1. Lingkungan Harjamukti dijabat oleh Bapak Tjastra Suherman.
  2. Lingkungan Kesambi dijabat oleh Bapak Moh. Raub.
  3. Lingkungan Kalijaga dijabat oleh Bapak Kamsi
  4. Lingkungan Sunyaragi dijabat oleh Bapak Tjasadi Sutomo.

Dan pada tahun 1974 Lingkungan Sunyaragi 2 Yaitu Lingkungan Karyamulya dan Lingkungan Sunyaragi, sebagai Kepala Lingkungan Sunyaragi Pertama Yaitu TJASADI SUTOMO (1970-1972).

Pada tahun 1982 istilah lingkungan berubah menjadi Kelurahan yang dipimpin oleh seorang LURAH, berdasarkan Keputusan Walikotamadya Cirebon Nomor 215/Pm.204.1/WK/82 Kotamadya Cirebon melaksanakan pemekaran Kelurahan dari 14 Kelurahan menjadi 20 Kelurahan. Lurah Sunyaragi Pertama adalah KARDJI KURNIADY  (1981-1985).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 1986, telah terjadi perubahan susunan Kecamatan di Kotamadya Cirebon dari semula 4 Kecamatan menjadi 5 Kecamatan, Kecamatan Cirebon Selatan berubah menjadi Kecamatan Harjamukti dan Kecamatan Cirebon Barat berubah menjadi Kecamatan Kesambi yang meliputi wilayah Kelurahan Kesambi, Kelurahan Pekiringan, Kelurahan Sunyaragi, Kelurahan Drajat dan Kelurahan Karyamulya. Susunan kecamatan dan kelurahan di Kota Cirebon ini tetap bertahan hingga sekarang.

Daftar Nama Lurah Sunyaragi

P.PRABU PARTAKUSUMA 1940-1951 Kepala Desa Dari Masyarakat
SABRI 1951-1970 Kepala Desa Dari TNI AD
TJASADI SUTOMO 1970-1972 Kepala Lingkungan Dari TNI AD
SUPARMAN 1972-1974 Kepala Lingkungan Dari TNI AD
KAMSI 1974-1977 Kepala Lingkungan Dari TNI AD
ACOL 1977-1981 Kepala Lingkungan Dari TNI AD
KARDJI KURNIADY 1981-1985 Lurah Dari PNS
RASBUN SUTANTO 1985-1991 Lurah Dari PNS
EDI MEDIANA 1991-1994 Lurah Dari PNS
SUTISNA, BA 1994-1997 Lurah Dari PNS
Drs. AGUS SUHERMAN 1997-2001 Lurah Dari PNS
M. TAUFAN BHARATA, S.Sos 2001-2004 Lurah Dari PNS
Drs. AGUS SUHERMAN, SH 2004-2006 Lurah Dari PNS
Dra. KADINI 2006-2009 Lurah Dari PNS
MUCHTAR HAERUDDIN, S.Sos.MM 2009-2011 Lurah Dari PNS
TITI SULASTRI, SH 2011-2013 Lurah Dari PNS
H. RUSTIM, S.Sos 2013-Sekarang Lurah Dari PNS